5 Cara Merawat Mobil Yang Jarang Dipakai Selama Wfh

merawat mobil

Saat Anda mencuci mobil gunakan lap yang halus agar tidak merusak cat dan pakailah sabun cuci khusus mobil. Pastikan air aki di level yang semestinya, yakni antara garis batas di penanda. Tak ada salahnya dilakukan cuci mobil, apalagi bila kendaraan akan didiamkan cukup lama. Termasuk juga bagian interior, sampah-sampah yang ada baiknya dibersihkan agar tidak menjadi sarang serangga atau bahkan tikus yang bisa membahayakan kabel-kabel pada sistem mobil. Karena mobil yang jarang digunakan tetap membutuhkan asupan listrik untuk beberapa komponen.

Jika Anda merasa ingin membiarkan mobil di garasi untuk waktu yang cukup lama, sebaiknya tetap panaskan mesinnya. Pastikan Anda memarkirnya di tempat tertutup aman dari hujan agar tidak kotor lagi setelah kehujanan sebelumnya. Bila terpaksa parkir di tempat terbuka, Anda bisa menggunakan cover mobil untuk melindungi sebagian besar mobil.

merawat mobil

Setidaknya Anda mencuci mobil seminggu sekali agar body mobil tetap bersih dari segala noda. Jika jarang dicuci, mobil Anda jadi makin susah dihilangkan kotoran yang melekat, terlebih bila mobil Anda berwarna putih tentu nodanya jadi mudah terlihat.

Pastikan kondisi mesin menyala selama 1-3 menit pada posisi idle. Saat memarkir mobil di satu posisi yang sama dalam waktu yang lama, semua tumpuan kendaraan berada di ban. Hal tersebut dapat mengakibatkan bentuk penampang ban menjadi tidak standar. Khusus untuk area bawah atau kolong mobil seharusnya anda rajin mencuci dan membersihkannya sehingga tidak membiarkan kotoran menempel lama apalagi sampai menumpuk.

Hal ini tentu saja sudah cukup untuk menjaga kendaraan agar tidak cepat karatan. Bagian engsel mobil seringkali menimbulkan karatan karena daerahnya sangat tersembunyi dan jarang diperhatikan. Namun anda tidak akan khawatir hal tersebut terjadi lagi jika selalu mengoleskan oli pada bagian engsel untuk mencegahnya. Suhu mesin mobil bisa menjadi dingin dengan datangnya hujan terus menerus.